uji pemahaman informatika halaman 139
1.Jelasakan alas an program perlu dipecah mejadi beberapa bagian
Jawaban:
1) Lebih mudah dalam mengatur Workflow
2) Bertujuan untuk memudahkan Debugging
jika terjadi sebuah Bug
3) Tujuan Optimisasi agar tidak memakan banyak Memori (Memory Hog)
4) Fitur Program akan di Import ke Memory jika sedang digunakan saja
5) Memudahkan proses Threading/Multiprocessing/Async yang bertujuan untuk
Paralelisme Program
2.jelasakan
yang dimaksud dengan subprogram
Jawaban:
program bagian dengan blok
terpisah dan didalam program utama, dan akan dipanggil pada program utama jika
subprogram itu diperlukan untuk dijalankan
3. jelasakan perbedaan
antara fungsi dan prosedur
Jawaban:
prosedur itu hanya berisi
metode, langkah-langkah atau tahap-tahap penyelesaian masalah sedangkan fungsi
adalah berisi metode yang memproses nilai dan mengubah nilai itu sendiri
4. jelasakan bagian utama program dan subprogram “berkomunikasi”
Jawaban:
input, proses, output
5.jelasakan karakterristik
dari suatu subprogram yang baik
Jawaban:
1.
High Performance. Software yang
dibuat mempunyai performance yang tinggi, walaupun digunakan oleh beberapa
user.
2.
Mudah digunakan. Software yang
dibut harus easy to use yaitu mudah digunakan sehingga tidak membutuhkan proses
yang lama untuk seorang user untuk mempelajarinya
3.
Mempunyai Penampilan yang baik.
Software yang dibuat harus memiliki interface atau antar muka yang menarik
sehingga user tidak merasa bosan
4.
Reability. Kehandalan sejauh
mana suatu software dapat diharapkan melakukan fungsinya sesuai dengan
ketelitian yang diperlukan.
5.
Mampu beradaptasi. Seharusnya
software mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan teknologi yang ada.
6.
Interobility. Software yang
dibuat seharusnya mampu berinteraksi denan aplikasi lain
7.
Mobility. Software yang
dibuat dapat berjalan diberbagai sistem operasi.
6. mengapa
suatu subprogram sebaiknya dibuat hanya untuk satu tujuan spesifik? Jelaskan
Jawaban:
karena suatu program
memiliki ciri-ciri maupun unsur yang susah untuk dibentuk atau diciptakan lagi
dalam jangka yang pendek Oleh sebab itu program atau program memang sebaiknya
dibuat hanya untuk satu tujuan tertentu atau yang lebih spesifik dan tidak bisa
diprogram kan memiliki banyak-banyak tujuan tertentu atau membagi dalam satu
program dibagi menjadi beberapa tujuan
7. jelasakan hal hal yang perlu dipahami agar
dapat memecah program menjadi subprogram dengan benar
Jawaban:
1. Tujuan dari pemecahan program:
Subprogram harus dirancang untuk menyelesaikan tugas yang spesifik dan terpisah
dari program utama. Ini akan membuat program lebih mudah dipahami, diatur dan
diubah.
2. Abstraksi: Subprogram harus dirancang untuk menyembunyikan
detail implementasi dan hanya menyediakan interface yang diperlukan untuk
mengakses fungsi.
3. Modularitas: Subprogram harus dirancang sebagai bagian yang
terpisah dan independen dari program utama. Ini memungkinkan untuk mengganti
atau menambah subprogram tanpa mempengaruhi program utama.
4. Reusability: Subprogram harus dirancang untuk dapat digunakan
ulang dalam program yang berbeda. Ini akan mengurangi waktu dan usaha yang
dibutuhkan untuk menulis kode baru dan meningkatkan efisiensi program.
5. Dokumentasi: Setiap subprogram harus didokumentasikan dengan
baik, termasuk tujuan, input, output, dan efek samping yang mungkin.
Dokumentasi ini akan membantu orang lain untuk memahami dan menggunakan
subprogram dengan benar.
6. Testing: Subprogram harus diuji secara terpisah dari program
utama untuk memastikan bahwa ia bekerja dengan benar.
Memahami dan menerapkan prinsip-prinsip ini akan membantu Anda
untuk memecah program menjadi subprogram dengan benar dan membuat program lebih
mudah dipahami, diatur, dan diubah.
8. tulislah Langkah-langkah untuk
menambahkan blok perintah yang didefinisikan sendiri
Jawaban:
1.BUAT LAH VARIABEL
2.BUATLAH SEBUAH LIST
3.BUATLAH SEBUAH BLOCK
9. jelaskan perbedaan antara memecah
program dengan mengirimkan pesan dan dengan membuat blok perintah sendiri
Jawaban:
Memecah program (program decomposition) dan
mengirimkan pesan (messaging) dengan membuat blok perintah sendiri (custom
command block) adalah dua konsep yang berbeda dalam pemrograman. Berikut adalah
penjelasan tentang perbedaan keduanya:
1. Memecah Program (Program Decomposition):
Memecah program adalah pendekatan di mana suatu program besar
dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil yang lebih mudah dikelola.
Pendekatan ini melibatkan membagi tugas kompleks menjadi sub-tugas yang lebih
sederhana, yang kemudian dapat diimplementasikan secara terpisah. Setiap
sub-tugas ini dapat diimplementasikan sebagai fungsi, modul, atau bahkan kelas
terpisah dalam pemrograman berorientasi objek. Memecah program membantu
mengurangi kompleksitas, meningkatkan keterbacaan, dan memudahkan pemeliharaan
kode.
2. Mengirimkan Pesan (Messaging):
Mengirimkan pesan adalah konsep di mana objek atau entitas dalam
suatu program berkomunikasi satu sama lain dengan mengirimkan pesan. Pesan ini
berisi instruksi atau permintaan yang dikirim dari satu objek ke objek lainnya
untuk melaksanakan tindakan tertentu. Pesan dapat berisi argumen atau data yang
dibutuhkan oleh objek penerima untuk menjalankan perintah yang diminta.
Komunikasi antar objek melalui pengiriman pesan memungkinkan pemisahan
ketergantungan dan menjaga encapsulation dalam desain program, sehingga objek
dapat berinteraksi secara independen.
3. Membuat Blok Perintah Sendiri (Custom Command Block):
Membuat blok perintah sendiri adalah fitur yang biasanya terdapat
dalam lingkungan pemrograman visual atau lingkungan pengembangan permainan
tertentu. Ini memungkinkan pengguna untuk membuat blok perintah khusus sesuai
dengan kebutuhan mereka. Blok perintah ini dapat berupa blok kode yang dapat
digabungkan, ditarik, dan dihubungkan dalam antarmuka grafis untuk membuat alur
logika yang diinginkan. Ini memungkinkan pemrogram untuk membuat urutan
perintah khusus yang dapat digunakan berulang-ulang dengan mudah tanpa harus
menulis kode secara manual.
10. berdasarkan kekurangan dan kelebihan
dari memecah belah program dengan kekurangan p[esan dan dengan membuat blok
perintah sendiri pada kondisi apa akita harus memilih masing masing mekanismne
tersebut jelaskan
Jawaban:
Pemecahan masalah dengan mengirim pesan dan
dengan membuat blok perintah sendiri memiliki kelebihan dan kekurangan
masing-masing, dan kondisi yang tepat untuk digunakan tergantung pada konteks
dan tujuan pembuatan program.
Mekanisme mengirim pesan (message-passing) menawarkan
fleksibilitas dan skalabilitas yang baik. Dengan mengirim pesan, objek dapat
berkomunikasi dengan objek lain tanpa harus mengetahui bagaimana objek lain
tersebut dikelola atau diimplementasikan. Ini membuat program lebih mudah untuk
diubah atau dikembangkan karena objek dapat ditambahkan atau dihapus tanpa
mempengaruhi objek lain. Mekanisme ini cocok digunakan dalam sistem yang
dibangun dengan arsitektur terdistribusi atau sistem yang memerlukan skalabilitas
tinggi.
Sementara itu, mekanisme membuat blok perintah (procedural
programming) lebih sederhana dan mudah dipahami. Dengan blok perintah, kita
dapat menentukan alur program dengan jelas dan mudah dipelajari oleh developer
lain. Mekanisme ini cocok digunakan dalam proyek yang dibangun oleh tim yang
kecil atau proyek yang memerlukan kontrol yang lebih baik atas alur program.
Secara umum, pemecahan masalah dengan mengirim pesan lebih cocok
digunakan dalam proyek yang memerlukan skalabilitas tinggi dan fleksibilitas,
sementara pemecahan masalah dengan membuat blok perintah lebih cocok digunakan
dalam proyek yang memerlukan kontrol yang lebih baik atas alur program dan
mudah dipahami. Namun, terkadang kita juga dapat menggabungkan kedua mekanisme
tersebut untuk mendapatkan solusi yang optimal.
Komentar
Posting Komentar